December 29, 2016

#ROH 57: Angka

Dari kecil saya bukanlah penggemar angka. Matematika adalah musuh saya dari jaman duduk di bangku SD hingga tahun pertama kuliah. Dalam melakukan riset pun, saya lebih menikmati metode kualitatif dibandingkan kuantitatif. Dan semakin kesini, saya pun semakin menyadari bahwa angka bukanlah suatu hal utama yang saya kejar dan menarik hati saya, termasuk angka yang tertera di media sosial saya. Jujur, saya enggak lagi peduli dengan jumlah followers dan jumlah likes untuk foto yang saya posting di Instagram. Karena saya sepenuhnya sadar bahwa enggak ada satu pun dari mereka yang merepresentasikan kualitas seseorang. Namun di tahun ini, saya melalui waktu dimana saya melihat sosok diri saya sebagai orang yang enggak menarik dan unlikeable. Di saat itu, to my surprise, melihat angka yang tertera di postingan Instagram saya ternyata bisa memberikan rasa bahagia tersendiri ke saya. Rasa bahagia yang berbeda dari sebelum - sebelumnya. Karena kali ini, dengan melihat jumlah likes maupun viewer dari snapgram saya, membuat saya merasa ada dan likeable. Saya enggak menyangka bahwa ternyata masih cukup banyak orang - orang yang 'tertarik' untuk melihat berbagai postingan enggak penting yang saya upload di snapgram. Saya enggak menyangka bahwa foto - foto yang saya posting dengan niat awalnya hanya mau berbagi foto atau sekedar melampiaskan kegalauan dan isi pikiran saya, ternyata mendapat respon yang jauh dari dugaan saya. Terlepas dari apapun alasan mereka yang membuat mereka melakukan hal tersebut, tapi dengan mengetahui hal tersebut udah cukup membuat saya merasa terapresiasi. Terima kasih :')

No comments:

Post a Comment