April 13, 2015

Little Things That Matter

Salah satu hal yang sering saya sepelekan atau lebih tepatnya terlupakan adalah merasa bahagia oleh hal - hal sederhana. Saya sebenarnya termasuk orang yang mudah untuk merasa senang dan terkesima oleh hal - hal kecil. Bahkan dulu saya termasuk orang yang bisa dengan mudah mengontrol tingkat stres saya karena saya bisa menyenangi diri sendiri dengan melakukan hal - hal sederhana yang dampaknya bisa menyenangkan hati saya dalam waktu yang cukup lama. Tapi semakin saya memasuki kehidupan menjadi "orang dewasa", membuat saya sering mencari alasan - alasan yang akhirnya membuat saya lupa atau memilih untuk melakukan hal lain daripada hal - hal sederhana tersebut. Saya sebenarnya enggak mau menyalahkan rutinitas atau perubahan prioritas ketika menjadi orang dewasa, karena nyatanya masih banyak orang dewasa di luar sana yang memiliki rutinitas lebih padat dari saya tetapi masih bisa konsisten untuk melakukan hal - hal sederhana yang membuatnya bahagia.


Awalnya saya sempat berpikir bahwa dengan melakukan perjalanan ke tempat lain, melihat sesuatu yang berbeda dan menghirup udara segar akan menjadi obat instan yang ampuh untuk menghilangkan kegusaran dan kepenatan saya. Sampai akhirnya saya tersadar bahwa kebosanan itu muncul bukan semata - mata karena saya diam terlalu lama di satu tempat, tetapi terlebih lagi karena saya melakukan hal yang sama berulang - ulang kali dalam waktu cukup lama. Saya lupa bahwa pada dasarnya rasa bosan itu bukan muncul dari apa (suatu hal), tetapi bagaimana (tindakan yang kita lakukan terhadap hal tersebut). Saya lupa bahkan untuk hal - hal yang saya senangi sekalipun seperti fotografi, blogging dan traveling, mampu membuat saya merasa bosan saat saya terus menerus melakukan hal tersebut tanpa jeda atau diselingi oleh kegiatan - kegiatan lainnya. Saya lupa bahwa untuk orang - orang terdekat saya sekalipun yang bisa selalu membuat saya merasa nyaman dan tertawa, mampu membuat saya merasa bosan saat saya terus menerus bertemu dengan mereka tanpa banyak berinteraksi dengan orang lain.


Sementara itu di sisi lain ada banyak hal - hal sederhana yang dulu sempat sering saya lakukan tetapi karena rutinitas dan kondisi saat ini membuat saya melupakan hal - hal tersebut. Ada banyak orang - orang dekat yang menjadi jauh karena rutinitas dan jarak sehingga membuat saya lupa bahwa mereka mampu membuat saya tertawa di saat saya tidak bisa tersenyum. Mulai dari hanya sekedar pergi ke Bogor untuk wisata kuliner dengan orangtua, kakak, adik dan keponakan - keponakan saya, mengeksplore beberapa tempat Jakarta yang membuat saya mulai kembali menyukai kota ini, pergi tanpa rencana apa - apa saat pukul 11 malam untuk ke suatu tempat secara random dengan sahabat - sahabat lama dan menghabiskan waktu bersama hingga matahari terbit, atau bahkan hanya sekedar mengeluarkan kamera saya untuk menangkap keindahan dari hal - hal sederhana yang ada di sekitar saya, serta masih banyak hal - hal kecil lainnya yang tanpa sadar jauh membuat kepala saya yang sebelumnya berat atau mood saya yang sedang jatuh, menjadi pulih kembali secara berangsur - angsur. Makanya saya memutuskan untuk menulis sebuah daftar as a little reminder to myself that there's still plenty of little things that make me happy effortlessly. 

2 comments:

  1. salam kenal ka :) aku salah satu silent reader kk semenjak ngliat profilenya di gogirl :) aku suka bgt angle tiap foto kk yg beda ama yg lain, bikin aku buat belajar foto lagi.. nge fans juga ama tulisan2 kaka, yang bikin aku buat nge-blog lagi dan mulai nulis lagi... aku suka baca2 postingan kk dari tahun-tahun y lalu, smoga kakaknya ga keberatan :)
    sukses terus yaa ka :)

    _Hafsah_

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Hafsah. Salam kenal juga ya! Aaaa makasiiih udah baca blog aku. Engga keberatan sama sekalii. Malah seneng dengernya hehe. Keep writing and taking pictures yaa! :)

      Delete