March 31, 2014

B L U E .






It's easier to fill up a cup to the line
than pour the water out, perfect every time.
I don't know what that means, but I know that me and you
 are somehow connected to all the shades of blue. 
And that cup, which was half full,
is now empty but we can refuel.
Whatever you do, just don't think it through,
yea that's my plan.

Will and The People - Blue

March 29, 2014

Sunday (s)

Salah satu hal yang saya kangenin ketika dulu saya di Inggris adalah melakukan foto sesi bersama teman - teman saya. Dulu waktu masih kuliah, saya dan Dhea, sahabat saya yang lebih ahli soal fotografi, pernah beberapa kali mengadakan foto sesi untuk memenuhi hasrat dan rasa penasaran saya tentang fotografi, terutama bagaimana memfoto model. Secara gitu ya pertama kali saya tertarik dengan fotografi, objek favorit saya bukanlah nature atau street photography tetapi fashion photography. Di saat foto sesi itulah Dhea mengajarkan beberapa teknik dasar dalam memfoto hingga meminjamkan saya dan mengajarkan bagaimana menggunakan kamera DSLR (makasiii banyak ya kocc! heuheu). Namun, kegiatan memfoto itu berhenti sejak tiga tahun yang lalu ketika kami sudah lulus dan tidak tinggal satu kota lagi. Dan akhirnya baru - baru ini saya kembali memfoto teman - teman saya yang cantik dan baik hati ini yang diadakan hampir setiap hari minggu untuk menjadi model Tweedehands *walaupun kali ini saya harus menjadi single fighter untuk memfoto mereka fufufu*. 







Well, pada dasarnya dari dulu saya bukanlah tipe orang yang memegang kamera untuk "mengadu skill", dan itu bisa terlihat jelas dari kebanyakan foto - foto saya bukanlah foto yang dapat membuat orang berpikir "wah hebat banget! gimana sih cara fotonya?". Karena memang tujuan saya, terutama ketika traveling, adalah menangkap momen dan hal - hal yang mungkin seringkali tidak disadari oleh banyak orang, sehingga saya dapat memperlihatkannya kepada orang lain dan dapat membuat mereka merasakan kebahagiaan yang saya rasakan ketika sedang melihat hal tersebut secara langsung. Oleh karena itulah, saya memutuskan untuk meninggalkan kamera DSLR saya dan hanya membawa kamera poket ketika saya pergi ke Inggris dua tahun yang lalu dan juga saat saya melakukan perjalanan sendirian. 

Saya juga pernah mengutarakan pendapat saya bahwa foto yang bagus itu enggak selalu berasal dari skill yang tinggi dan kamera yang mahal, tetapi dari bagaimana si fotografer dapat membuat sebuah foto menjadi lebih bercerita dan menuangkan apa yang ingin ia ceritakan melalui kameranya. Karena kalau saya perhatikan, banyak fotografer yang bagus skill nya tetapi fotonya terlihat biasa karena dia tidak mampu menuangkan apa yang dilihatnya ke dalam foto tersebut *sok iyeh banget enggak sih bahasanya heuheu*. Namun akhirnya sekarang saya sedikit mengubah pemikiran saya bahwa sebuah foto yang bercerita tentu akan lebih bagus lagi jika memang didukung dengan skill dan kamera yang berkualitas. Karena itulah akhirnya semenjak saya kembali ke tanah air, saya mulai kembali mengutak-atik kamera DSLR saya dan kembali mempelajari dan memperdalam fotografi terutama skill dan hal - hal lain yang bersifat teknis. Doakan supaya saya bisa menghasilkan foto - foto yang lebih baik lagi yaa :)








Special thanks to Tiurma Juniar, Rafinska Giandita, Sari Saraswati & Mbak Mia yang sudah bersedia menjadi model :)

March 26, 2014

Get Featured : Go Girl! (March 2014)







My very first writing for a magazine. 
Thanks a bunch to Go Girl! for giving me this opportunity :)

March 20, 2014


Ada saatnya dalam hidupmu engkau ingin sendiri saja bersama angin 
menceritakan seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata.

Bung Karno, 1933

March 15, 2014

The Neighbors
















All photos were taken in Johor Bahru and Singapore

March 08, 2014

Introduction

Tweedehands is an idea that came from the dreams of having a thrift shop in Indonesia that me and my sister, Ceniza, have always had. We love to find, buy and wear secondhand clothes and other stuffs at local thrift shops or markets whether in Indonesia and other countries. Sometimes we complain about the unpleasant vibe of shops and markets in our home country, sometimes we feel disappointed by finding stuffs we love but we couldn't buy or wear them because of clothes that don't fit with the hijab we wear and also size that is too small or too big. Thus, we finally got the idea to make an online thrift shop until we're ready enough to open a real thrift shop in town! Please do check tweedehands.tumblr.com for the catalogue and further information about Tweedehands :) 















Model : Nadia Rahmi
Photographer & Stylist : Nazura Gulfira
Assistant Photographer : Gladyzka Emiria