July 30, 2016

Amalfi Coast, 29 April 2016.

Diantara berbagai tempat yang kami kunjungi, satu tempat yang paling 'menegangkan' bagi kami adalah Amalfi Coast. Sebuah tempat yang pada awalnya tidak tertulis di dalam rencana perjalanan kami. Hingga pada malam sebelum kami kesini, saat aku dan mba Vicky kembali membicarakan tempat - tempat yang ingin dikunjungi setelah Pompeii, mendadak ide untuk mengunjungi tempat yang seringkali disamakan dengan Cinque Terre ini kembali muncul setelah sebelumnya kami sudah sepakat untuk mengeluarkannya dari itinerary. Melihat bentuk wilayahnya yang berbukit, kumpulan desa dengan warna - warna pastel yang menggemaskan, serta laut biru muda yang terbentang luas hingga menyentuh batas cakrawala; it comes as no surprise that they compete against each other for Italy's most popular coastlines. 


Villa Rufolo 





Walaupun pada akhirnya aku sangat bersyukur telah diberi kesempatan untuk menikmati keindahan Amalfi Coast secara langsung, namun kembali kesana dengan menggunakan kendaraan pribadi, adalah suatu hal yang perlu kupertimbangkan kembali. Bukannya apa - apa, mulai dari perjalanan menuju ke tempat ini dan saat kembali menuju ke Pompeii, hampir sebagian besar jalanannya berkelok - kelok seperti tapal kuda atau kabel kusut. Belum lagi dengan kondisi wilayahnya yang naik turun bukit, terkadang membuatku merasa mual. Mungkin karena itu juga yang membuat perjalanan kali ini terasa lebih sunyi, bahkan para bocah pun yang biasanya mengoceh, kali ini ikut terdiam. Untungnya, keindahan yang diberikan oleh Amalfi memang sepadan dengan perjuangan kami kesini. Atau lebih tepatnya, perjuangan mas Andie untuk membawa kami kesini



Ravello


Pemandangan di dalam foto pertama yang ada di postingan ini adalah alasan utama mengapa aku dan mba Vicky langsung yakin untuk mengunjungi Amalfi, yaitu Ravello, sebuah desa di atas bukit yang terkenal dengan kedua villa megahnya yang langsung berhadapan dengan Laut Mediterania. Berhubung kami baru berangkat dari Pompeii setelah makan siang dan sampai di Amalfi sudah sore hari, maka dari tiga tempat yang awalnya ingin dikunjungi, akhirnya pilihan jatuh pada Villa Rufolo. Setelah puas menikmati keindahan villa ini dan berkeliling di sekitar Ravello, perjalanan dilanjutkan menuju sebuah restoran yang banyak direkomendasikan oleh para pengunjung di Amalfi Coast, yaitu Ristorante Trattoria II Mulino yang terletak di pusat Amalfi. Kami beruntung, karena saat datang, restoran ini baru saja dibuka, sehingga kami pun enggak perlu menunggu lama untuk menikmati beberapa hidangan makan malam kami. Oh iya, kalau kesini jangan lupa untuk memesan beberapa makanan ini: homemade spaghetti with fresh mussels, roasted zucchini, and fried calamari. Walaupun hanya mengunjunginya dalam waktu beberapa jam saja, dan dengan kondisi yang cukup menegangkan selama di perjalanan, Amalfi Coast ini tetap menjadi salah satu tempat yang harus dikunjungi saat ke Italia. 

Amalfi Coast


Roasted Zuccini

Amalfi Cathedral

4 comments:

  1. Waaahh, amalfi coast ini memang foto2nya cakep parah kalo lihat dari internet. Warna warni rumahnya khas italy ya yg terletak di pinggir pantai. Aku dan suami baru pulang road trip italia utara, salah satunya cinque terre. Kami hiking 5 jam melintasi desa2 tersebut. Cakeepp banget pemandangan dari atas gunung. Tapi yg jalan berkelok2 itu pas kami ke lake como. Duh, ngeri, jalannya sempiitt dan berkelok2 banget. Btw, payung adek kecil itu lucu banget ya, pengen punya jadinya haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa mbaa, emang cantik bangeet amalfi coast inii. ih seruuu banget bisa hiking di cinque terre! aku kemaren juga sempet ke cinque terre tapi cuma sebentar2 doang ke beberapa desanya. jadi enggak terlalu berasa 'spesial', padahal aslinya pengen bangeeet bisa hiking dari satu desa ke desa lainnya.. semoga aja next time bisa kesana lagi dan hiking.

      btw mbaa, itu sebenernya bukan payung chika (anaknya temenku) tapi randomly tiba2 ada bule yang nyamperin kami karena motif payung dia sama dengan motif dressnya chika, alhasil dia minta si chika foto sama payungnya ituu hahaa. gemes banget emang payungnya, aku pun juga mauu :3

      Delete
  2. Aku gagal fokus sama celana kulotmu donk :3 btw itu brand apa atau 2nd hand :3 *malah nanya outfit*

    Takjub juga lihat foto2 amalfi. Cerah banget euy dan warnanya gemay

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaaha itu Zara, emang modelnya vintage gitu yaa :3

      iyaa untung banget cerah pas kesana, kalo lagi mendung pasti berkurang bagusnyaa

      Delete