December 25, 2016

#ROH 54: Christmas Markets

Banyak alasan mengapa saya sangat menanti bulan Desember, terutama tahun ini. Selain pada dasarnya bulan ini adalah bulan favorit saya, kali ini terasa lebih exciting karena di bulan ini juga biasanya diadakan christmas market. Entah dari sejak kapan saya minta rekomendasi ke teman saya yang orang Jerman mengenai kota yang wajib dikunjungi untuk mendapatkan suasana natal yang terbaik. Secara gitu yaa christmas market memang berasal dari negara ini, enggak heran kalau beberapa yang paling direkomendasikan juga berasal dari Jerman. Sebenarnya di Belanda, termasuk Rotterdam, pun mengadakan acara yang serupa, namun lebih terlihat seperti pasar biasa daripada christmas market. Alias enggak terlalu meriah dan dekoratif. Untungnya dari sini ke Jerman hanya perlu waktu tiga jam, sehingga enggak perlu membutuhkan persiapan yang ribet dan waktu yang lama untuk mengunjungi Christmas market ini. 








Dan kenyataan bahwa saya udah pernah beberapa kali ke christmas market ketika di UK, ternyata enggak sedikitpun mengurangi kegirangan saya begitu sampai di depan pintu gerbang market pertama di Cologne, salah satu kota yang terkenal dengan christmas markets-nya. Saya tetap seperti anak kecil yang dibawa ke Disneyland untuk pertama kalinya. Terlalu senang melihat berbagai jenis pernak - pernik yang dijual.  Mencium berbagai aroma makanan yang berhasil membuat saya menelan ludah berkali - kali. Merasakan kehangatan dari orang - orang di sekitar saya. Sekalipun kami enggak saling kenal. Sekalipun saya enggak mengerti bahasa yang mereka gunakan. Namun melihat mereka tersenyum dan tertawa ketika mengobrol dengan keluarga maupun teman - teman mereka, rasanya saya pun ikut merasa senang.









Kalau saja kami datang lebih pagi dan udara dingin hari itu enggak menusuk hingga ke tulang, saya yakin pasti enam christmas markets yang ada di Cologne sudah habis dikunjungi oleh kami (re: saya dan beberapa teman dari Rotterdam). Sayangnya hari itu suhu udara begitu dingin hingga membuat kami merasa enggak sanggup lagi untuk berjalan menuju tiga christmas markets lain yang jaraknya cukup jauh dari yang sudah kami kunjungi: Dom van Keulen (enam foto pertama), Thuis van de Heinzel (delapan foto berikutnya), dan Engeltjesmarkt (lima foto terakhir). Dari ketiga christmas markets yang sudah kami kunjungi, bisa terlihat jelas perbedaan tema dan suasananya, yang kalau disuruh pilih yang mana yang paling bagus, saya enggak bisa menjawabnya karena masing - masing memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Meskipun saya sebenarnya masih penasaran dengan tiga markets lainnya, kali ini saya udah sangat senang harapan saya untuk mengunjungi christmas markets bisa kesampaian. Dan terlebih lagi, kunjungan saya hari itu berhasil membuat saya bisa merasakan kembali betapa menyenangkannya untuk bermimpi, seperti layaknya anak kecil. 






2 comments:

  1. Aduh Zu, ngeliat foto2nya pengen nangis deh. Kangen banget suasana Natal yang meriah, termasuk Christmas marketnya. Kontras banget sama di sini haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dixie. aku bisa paham banget.. aku aja yang enggak ngerayain Natal bisa dibuat seneng banget begitu ngerasain atmosfer disini, terutama pas jalan - jalan ke christmas market. Semoga Natal tahun depan dan berikutnya bisa kembali ngerasain suasana Natal kaya disini ya Dix :)

      Delete